Kalurahan Gading Resmi Dicanangkan sebagai Desa Sadar Kerukunan

Playen (Kemenag Gunungkidul) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Drs. H. Sa’ban Nuroni MA mengatakan tidak ada catatan tentang intoleransi dan juga catatan tentang gesekan antarumat beragama di Kalurahan Gading, sehingga sangat layak untuk dijadikan sebagai Desa Sadar Kerukunan agar dapat dicontoh oleh kalurahan yang lain. Hal ini disampaikan Sa’ban saat menghadiri pencanangan Desa Sadar Kerukunan dan Gebyar Budaya Lintas Agama di Balai Kalurahan Gading, Sabtu (13/8/2022).

Sa’ban menerangkan profil Kalurahan Gading  yang terdiri dari 6.542 jiwa dengan rincian 5.381 jiwa beragama Islam, 1.009 jiwa beragama Katolik, 109 jiwa beragama Kristen dan 43 jiwa beragama Hindu. Untuk jumlah tempat ibadah, yaitu 25 masjid, 2 gereja, dan 1 pura. “Inilah yang mendasari kami beserta FKUB untuk mengusulkan Desa Gading sebagai desa atau kalurahan sadar kerukunan tahun 2022 karena kemajemukan dari pemeluk agama dan juga masyarakat di Kalurahan Gading ini. Alhamdulillah usulan kami diterima dan pada pagi hari ini akan dicanangkan. Kepada seluruh tokoh agama dan juga seluruh perangkat Kalurahan Gading kami mohon kerja sama serta kekompakannya untuk terus menguatkan kerukunan yang sudah ada di Kalurahan Gading,” ungkapnya.

Pencanangan Kalurahan Gading sebagai Desa Sadar Kerukunan dilakukan oleh Bupati Gunungkidul, H. Sunaryanta, disaksikan oleh Kabag TU Kanwil Kemenag DIY, H. Muntolib, S.Ag., MSI, Kepala Kemenag Gunungkidul, Drs. H. Sa’ban Nuroni, MA, Polres Gunungkidul, Kodim 0730 Gunungkidul, perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan ini diserahkan bantuan stimulan Kalurahan/ Desa Sadar Kerukunan dari Kanwil Kemenag DIY sejumlah Rp 30 juta. Turut hadir perwakilan dari Kankemenag Kabupaten/ Kota, FKUB DIY dan FKUB Kabupaten/ Kota.

 

sumber: gunungkidul.kemenag.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *