Bupati Gunungkidul: Kades Harus Jadi Pemersatu

Bupati Gunungkidul Badingah melantik 30 kepala desa baru hasil pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Bangsal Sewokoprojo, Senin (26/11/2018). Diharapkan kades terpilih dapat merangkul seluruh masyarakat untuk kepentingan pembangunan desa yang lebih baik.

Dia menuturkan pelaksanaan pilkades serentak pada pertengahan Oktober lalu memiliki dampak terpecahnya suara masyarakat untuk mendukung calon kades yang dijagokan. Badingah pun berharap peran dari kades terpilih untuk mengembalikan kondisi seperti sebelum pemilihan.

“Kades harus bisa merangkul semua pihak sehingga persatuan dan kesatuan bisa tetap terjaga dan dampak terkotak-kotaknya pilihan masyarakat dalam pilkades bisa dihilangkan,” katanya kepada wartawan.

Menurut dia, untuk persatuan dan kesatuan kades memiliki peran yang sangat vital. Oleh karenanya, para kades terpilih diminta untuk berperan dengan mempersatukan warga masyarakat.

“Saya yakin dengan persatuan dan kesatuan ini maka proses pembangunan dapat berjalan dengan lebih baik lagi,” ungkapnya.

Selain menyoroti kades sebagai pemersatu di masyarakat, Badingah juga meminta kepada kades untuk kreatif dan inovatis dalam pelaksanaan pembangunan. Hanya saja, ia berpesan, di dalam menjalankan roda pemerintahan harus berpengang pada aturan yang ada sehingga terhindar dari masalah hukum kelak di kemudian hari.

“Harus hati-hati dan transparan. Untuk pelaksanaan pembangunan yang baik harus didukung dengan program perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang baik pula. Jika hal ini bisa diwujudkan, maka saya yakin pelaksanaan pemerintahan dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Sujoko, pelaksanaan pilkades serentak berjalan dengan aman lancar dan baik. “Semua kondusif karena semua calon dapat menerima hasil dalam pemilihan tersebut,” katanya.

Dia pun berharap kepada kades yang dilantik untuk memberikan tenaga dan pikirannya dalam rangka mendukung program pembangunan yang digalakkan Pemkab Gunungkidul. Menurut dia, desa memiliki peran dalam program pembangunan, salah satunya dalam upaya pengentasan kemiskinan di masyarakat.

“Paling penting kades juga harus memiliki integritas sehingga roda pemerintahan berjalan dengan baik sehingga bisa terhindar dari masalah hukum,” ungkapnya.

 

sumber: HarianJogja.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *